
Senin, 2 Februari 2026, seluruh warga sekolah melaksanakan upacara bendera rutin sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan khidmat di halaman sekolah, diikuti oleh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan.
Petugas upacara pada kesempatan ini adalah peserta didik kelas X-G, dengan pembina upacara Bapak Arinaya Al Fatah, S.Pd., M.Pd. Seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, mencerminkan kesiapan dan kedisiplinan petugas maupun peserta upacara.
Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pesan mendalam yang terinspirasi dari nasihat Imam Syafi’i, “Barang siapa tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus menahan perihnya kebodohan.” Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta didik bahwa proses belajar memang menuntut kesabaran dan pengorbanan, namun hasilnya akan menentukan masa depan mereka. Beliau juga menekankan pentingnya menghargai perjuangan orang tua yang dengan penuh keikhlasan mendukung pendidikan anak-anaknya.
Selain itu, pembina upacara mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menjaga dan merawat sarana dan prasarana sekolah. Fasilitas yang tersedia merupakan penunjang utama dalam proses pembelajaran dan akan memberikan manfaat maksimal apabila dirawat dengan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.
Panitia juga mengimbau peserta upacara agar dengan kesadaran masing-masing dapat membentuk barisan secara tertib dan cepat. Apabila barisan bagian belakang telah penuh, peserta diharapkan segera membentuk barisan di samping kanan atau kiri guna menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan.
Melalui upacara bendera ini, diharapkan nilai-nilai disiplin, semangat belajar, bakti kepada orang tua, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif bagi seluruh warga sekolah.






Melalui upacara bendera ini, diharapkan nilai-nilai disiplin, semangat belajar, bakti kepada orang tua, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif bagi seluruh warga sekolah.
Tinggalkan Komentar