
Tanggul, 3 Agustus 2026 – SMA Negeri 2 Tanggul kembali melaksanakan upacara bendera rutin hari Senin dengan penuh khidmat di lapangan utama sekolah. Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Renita Praharani, S.Si., yang menyampaikan amanat tentang pentingnya keseimbangan antara pembelajaran teori, praktik, dan pembentukan karakter murid.
Dalam amanatnya, Ibu Renita menegaskan bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada penguasaan teori di dalam kelas, tetapi juga harus diwujudkan melalui berbagai praktik nyata yang membentuk keterampilan, tanggung jawab, serta karakter yang kuat.
“Sekolah bukan hanya tempat untuk menghafal teori, tetapi juga tempat untuk belajar mempraktikkan ilmu, bekerja sama, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Karakter yang baik akan menjadi bekal penting bagi masa depan murid,” ujarnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Beliau juga mengingatkan bahwa berbagai kegiatan sekolah, baik pembelajaran, ekstrakurikuler, maupun program pembiasaan, merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Melalui pengalaman langsung, murid diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, kepedulian, serta etika dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah mengenai kebijakan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah. Menurut Ibu Renita, kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk melarang penggunaan teknologi, melainkan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus, sehat, dan produktif.
“Pembatasan gawai bukan berarti anti teknologi. Justru kita ingin murid mampu menggunakan teknologi secara bijak, pada waktu dan tujuan yang tepat. Sekolah ingin membangun kebiasaan belajar yang lebih berkualitas serta memperkuat interaksi sosial, komunikasi, dan karakter positif,” jelasnya.
Beliau mengajak seluruh murid untuk memanfaatkan waktu di sekolah sebagai kesempatan mengembangkan potensi diri, memperbanyak pengalaman, dan membangun kebiasaan positif yang akan berguna dalam kehidupan di masa depan.
Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh murid, guru, serta tenaga kependidikan SMAN 2 Tanggul. Amanat pembina upacara diharapkan menjadi pengingat bahwa pendidikan yang bermakna adalah pendidikan yang mampu mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter dalam setiap proses pembelajaran.
Melalui semangat “Berkarakter, Berprestasi, Berbudaya Mutu”, SMAN 2 Tanggul terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencetak murid yang cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.








Tinggalkan Komentar