
Tanggul – Untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan pelajar, Puskesmas Tanggul menggelar sosialisasi bertema “Penyuluhan Demam Berdarah Dengue (DBD), Gizi, dan Kesehatan” pada Kamis (18/10/2024). Acara ini berlangsung di Ruang Lab Fisika SMAN 2 Tanggul dan dihadiri oleh siswa-siswi dari berbagai tingkat. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan edukasi mengenai berbagai aspek kesehatan penting bagi remaja.
Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) oleh Ibu Anies Emylasari, Amd.Kep. Dalam penjelasannya, Ibu Anies menyoroti langkah-langkah pencegahan DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk, 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang), serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “DBD adalah penyakit serius yang dapat dicegah dengan langkah sederhana, salah satunya adalah menjaga lingkungan tetap bersih dan menghindari adanya genangan air tempat nyamuk berkembang biak,” ujar Ibu Anies.
Sesi selanjutnya adalah materi tentang pentingnya gizi seimbang yang dibawakan oleh Ibu Safira Artanti, A.Md.Gz. Safira menekankan pentingnya asupan gizi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang remaja, terutama dalam masa-masa sekolah. “Gizi seimbang tidak hanya penting bagi kesehatan fisik, tetapi juga untuk mendukung konsentrasi dan prestasi akademik siswa,” jelasnya.
Acara ini dimentori oleh Ibu Sri Anggraeni, Amd.Keb., S.Pd., M.Si, yang berperan memastikan kelancaran kegiatan dan membantu para siswa dalam memahami materi yang disampaikan.
Selain itu, Ibu Yuni Agustin, S.KM turut memberikan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Yuni menjelaskan pentingnya kebiasaan sehat seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, serta mengelola sampah dengan baik. “PHBS adalah kunci utama untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk DBD dan infeksi lainnya,” terang Yuni.
Materi terakhir disampaikan oleh Ibu Rengga Denata Ayu Safitri, S.Keb yang membahas tentang Kesehatan Reproduksi. Rengga memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, terutama pada usia remaja, serta dampak negatif dari perilaku yang tidak sehat. “Kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari kesehatan remaja secara keseluruhan, dan perlu dipahami sejak dini,” jelasnya.
Kepala SMAN 2 Tanggul, Bapak Imam Suja’i, S.Pd., M.M, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan sosialisasi ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Puskesmas Tanggul yang telah berbagi ilmu dan kesadaran kesehatan kepada siswa kami. Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan relevan untuk menjaga kesehatan generasi muda,” katanya.
Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada siswa-siswi SMAN 2 Tanggul tentang pentingnya kesehatan, baik dari aspek pencegahan penyakit, gizi, maupun kesehatan reproduksi, serta menginspirasi mereka untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.





