
9 September 2026 | Suasana berbeda terlihat di lingkungan SMAN 2 Tanggul ketika siswa-siswi SMAN 2 Tanggul mengikuti kegiatan mural yang dilaksanakan di depan kelas XI-H. Berbeda dengan mural pada umumnya, kegiatan kali ini tak lepas dari partisipasi aktif SMAN 2 Tanggul dalam lomba Pariwara Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan mural berlangsung dengan penuh antusiasme dan desain langsung oleh salah satu siswa berbakat SMAN 2 Tanggul yaitu Ahmad Akmal Labib Basil (X-C). Selain Akmal, kegiatan penuh kreativitas ini juga dibantu oleh beberapa siswa lain. Para siswa bersama-sama menuangkan berbagai ide dan kreativitas mereka ke dalam sebuah karya seni. Dengan beragam warna dan desain, setiap bagian mural dikerjakan secara gotong royong sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan kekompakan para siswa.
Lokasi kegiatan yang dipilih berada di depan kelas XI-H, sehingga proses pembuatan mural dapat menjadi bagian dari suasana lingkungan sekolah. Para siswa tampak menikmati proses menggambar dan mewarnai, mulai dari menentukan konsep, membuat sketsa, hingga memberikan sentuhan warna pada mural.
Selain menjadi kegiatan yang menyenangkan, mural juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar bekerja sama. Setiap siswa memiliki peran masing-masing dalam menyelesaikan karya. Ada yang menggambar, mewarnai, mengatur komposisi, hingga membantu mempersiapkan berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung.
Bagi siswa-siswi, kegiatan tersebut juga memiliki makna tersendiri. Di tengah kesibukan menghadapi berbagai persiapan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia setelah sekolah, kegiatan mural menjadi momen untuk berkumpul dan menciptakan sebuah kenangan bersama. Karya yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi salah satu jejak yang mengingatkan mereka pada kebersamaan selama menjadi bagian dari SMAN 2 Tanggul.
Kegiatan seni seperti mural juga sejalan dengan semangat SMAN 2 Tanggul dalam mengembangkan kreativitas, karakter, kerja sama, dan inovasi siswa. Sekolah sebelumnya juga pernah terlibat dalam program gerakan SMA bermural dan berkarakter yang menjadikan seni mural sebagai sarana mengekspresikan kreativitas sekaligus menanamkan nilai positif kepada siswa.
Melalui tema antikorupsi, seni mural ini harapannya tidak hanya menghasilkan sebuah karya seni, tetapi juga meninggalkan cerita serta menyampaikan pesan tentang pentingnya edukasi antikorupsi sedari dini. Utamanya, dalam lingkungan para pelajar di sekolah.
Oleh : Tim Juforsdata
Fotografi : Aisya Reviotica P. H. (XI-B)
Redaksi : Safa Nursahidah (XI-J)



Tinggalkan Komentar