
Tanggul, 10 Juli 2025 — Memasuki hari kedua pelaksanaan Workshop “Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka”, para guru SMAN 2 Tanggul semakin antusias dalam menggali pemahaman dan keterampilan baru. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini difokuskan pada pembuatan modul ajar berbasis pendekatan deep learning, dengan semangat kolaborasi antarguru dalam satu rumpun mata pelajaran.
Dalam suasana penuh semangat, para peserta dibagi ke dalam kelompok sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Setiap kelompok bekerja sama menyusun modul ajar yang mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam (deep learning), seperti:
✅ Pemberdayaan kompetensi berpikir tingkat tinggi,
✅ Keterkaitan materi dengan konteks kehidupan nyata,
✅ Penekanan pada proses pembelajaran yang bermakna dan reflektif.
Workshop ini tidak hanya mendorong guru untuk menciptakan modul ajar yang kreatif dan inovatif, tetapi juga membiasakan mereka untuk bekerja kolaboratif lintas bidang. Guru-guru tampak berdiskusi intens, saling bertukar ide, dan merumuskan langkah-langkah implementasi yang aplikatif di kelas masing-masing.
“Melalui kolaborasi seperti ini, kita bisa memperkaya isi modul dan membuat pembelajaran lebih mendalam serta relevan dengan kebutuhan siswa,” ungkap salah satu peserta, Bu Renny, guru Bahasa Indonesia.
Kegiatan hari kedua ini ditutup dengan masing-masing kelompok mempresentasikan rancangan modul yang telah disusun di depan seluruh peserta. Presentasi ini menjadi ajang berbagi inspirasi dan saling memberi masukan untuk penyempurnaan modul sebelum diimplementasikan di kelas.
Workshop akan berlanjut ke hari ketiga dengan fokus pada praktik penggunaan modul dan strategi evaluasi berbasis pembelajaran mendalam.



