
SMAN 2 TANGGUL – Suasana penuh semangat dan khidmat menyelimuti lapangan SMAN 2 Tanggul pada Senin, 19 Oktober 2026. Seluruh warga sekolah berkumpul untuk mengikuti apel pembukaan kegiatan kokurikuler semester ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027.
Pelaksanaan apel berlangsung tertib dengan pengurus OSIS SMAN 2 Tanggul periode 2026/2027 sebagai petugas apel. Sementara itu, Kepala SMAN 2 Tanggul, Bapak Siswo Suryono, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai pembina apel.
Dalam amanatnya, Bapak Siswo Suryono memberikan motivasi kepada murid kelas XII agar mempersiapkan diri dan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan sungguh-sungguh. TKA menjadi salah satu instrumen penting untuk memetakan kemampuan akademik murid serta mendukung persiapan mereka dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan literasi dan numerasi. TKA disesuaikan dengan kerangka Programme for International Student Assessment (PISA), yaitu program penilaian internasional yang mengukur kemampuan murid dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan, terutama dalam bidang membaca, matematika, dan sains.
Berdasarkan hasil PISA 2025, Indonesia mengalami peningkatan sebesar 6 poin pada bidang membaca dan sains. Capaian tersebut menjadi dorongan positif bagi dunia pendidikan Indonesia untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran. Dalam pemeringkatan yang mencakup 91 negara, Indonesia berada pada peringkat ke-73 untuk bidang membaca dan ke-74 untuk bidang sains. Hasil PISA juga menjadi salah satu rujukan internasional dalam mengevaluasi kualitas pendidikan, termasuk bagi negara dan wilayah seperti Hong Kong dan Belanda.
Kepala sekolah berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid kelas XII untuk meningkatkan kemampuan akademik, membangun kebiasaan belajar yang konsisten, serta meraih hasil TKA yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sementara itu, murid kelas X dan XI memulai kegiatan pembelajaran kokurikuler yang dirancang untuk memperkuat, memperdalam, dan memperkaya pengalaman belajar. Berbeda dengan pembelajaran intrakurikuler yang berlangsung di kelas, kegiatan kokurikuler mengedepankan kolaborasi, eksplorasi, dan penyelidikan melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).
Melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermakna, murid didorong untuk belajar secara aktif, mengembangkan kreativitas, serta menghasilkan karya yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pada semester ini, murid kelas X akan mendalami tema Program Ketahanan Pangan, sedangkan murid kelas XI berfokus pada tema Kelas Digital.
“Bapak berharap seluruh rangkaian kegiatan kokurikuler dapat berjalan dengan baik dan lancar. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengeksplorasi potensi diri, memahami tema yang dipelajari, dan menghasilkan karya yang bermanfaat,” pesan Bapak Siswo Suryono dalam amanatnya.
Apel ditutup dengan doa bersama dan pembubaran barisan secara tertib oleh petugas OSIS. Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Tanggul menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna sekaligus mendorong murid kelas XII meraih hasil terbaik dalam TKA.
Oleh: Tim Publikasi Juforsdata
Redaksi: Indah Puji Lestari XI-D
Fotografi: Aurelia Clarinta Falistina XI-E dan Hadafi Humam Zada XI-G



Tinggalkan Komentar