
Tanggul, 30 Juli 2026 – SMAN 2 Tanggul mengikuti kegiatan Virtual Experience Museum Penerangan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh murid dan guru sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan sejarah, komunikasi, dan literasi informasi di era digital.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember yang mengimbau seluruh SMA Negeri dan Swasta di wilayah Kabupaten Jember dan Lumajang untuk berpartisipasi dalam program edukatif tersebut.
Di SMAN 2 Tanggul, para murid mengikuti jalannya kegiatan dengan tertib dan aktif. Mereka memperoleh pengalaman virtual menjelajahi Museum Penerangan, mengenal perjalanan sejarah komunikasi di Indonesia, perkembangan media informasi, serta peran penting penerangan dalam membangun bangsa.
Kepala SMAN 2 Tanggul menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menarik karena memanfaatkan teknologi digital untuk menghadirkan museum secara virtual ke ruang belajar.
“Virtual Experience Museum Penerangan menjadi sarana pembelajaran yang inovatif. Murid tidak hanya mendapatkan pengetahuan sejarah, tetapi juga memahami perkembangan media dan pentingnya literasi informasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, murid tampak antusias menyimak paparan narasumber, mengikuti sesi virtual tour, serta berpartisipasi dalam diskusi interaktif. Pengalaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, semangat belajar, dan kesadaran akan pentingnya menjaga serta memanfaatkan informasi secara bijak.
Partisipasi aktif SMAN 2 Tanggul dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sekaligus memperkuat karakter murid yang literat, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Melalui kegiatan Virtual Experience Museum Penerangan, SMAN 2 Tanggul terus mendorong murid agar belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari pengalaman digital yang inspiratif, sehingga mampu menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berbudaya mutu.

Tinggalkan Komentar