
JEMBER – Ada yang berbeda dari kegiatan Angkatan 38 SMAN 2 Tanggul pada Kamis, 1 Oktober 2026. Puluhan murid tidak hanya berkumpul untuk menikmati sebuah film, tetapi diajak menyelami nilai-nilai kehidupan melalui Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui Media Film “Jangan Buang Ibu” yang dilaksanakan di CGV Roxy Square Jember.
Sejak pagi, suasana sekolah tampak lebih semarak. Murid Angkatan 38 bersiap mengikuti kegiatan dengan didampingi Bapak/Ibu Guru yang telah ditugaskan pada masing-masing kelas. Tepat pukul 08.35 WIB, rombongan berangkat dari SMAN 2 Tanggul menuju lokasi kegiatan di Jember.
Setibanya di CGV Roxy Square Jember, murid mengikuti persiapan sebelum memasuki ruang pemutaran. Pada pukul 10.20–12.20 WIB, seluruh peserta menikmati film “Jangan Buang Ibu” sebagai media pembelajaran yang dikemas secara lebih dekat dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari.
Film tersebut menjadi ruang refleksi bagi murid untuk memahami arti kasih sayang keluarga, penghormatan kepada orang tua, kepedulian, empati, serta pentingnya menghargai orang-orang yang selalu hadir dalam perjalanan kehidupan.
Bagi murid, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Pembelajaran karakter tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui media film, pesan-pesan kehidupan dapat disampaikan secara lebih emosional, kontekstual, dan dekat dengan dunia remaja.
Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan ishoma pada pukul 12.20–13.30 WIB. Murid kemudian diberikan waktu free time hingga pukul 14.30 WIB sebelum seluruh rombongan bersiap kembali ke sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, Bapak/Ibu Guru pendamping bertugas memastikan murid tetap tertib, aman, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai ketentuan. Pendampingan dilakukan sejak keberangkatan dari sekolah hingga seluruh rombongan kembali ke SMAN 2 Tanggul.
Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Tanggul berupaya menghadirkan pendidikan karakter yang tidak hanya berbicara tentang teori, tetapi juga memberikan pengalaman yang dapat dirasakan, direnungkan, dan dimaknai oleh murid.
Sebab, terkadang sebuah film bukan hanya untuk ditonton. Ada pesan yang perlu direnungkan, ada nilai yang perlu dipelajari, dan ada sosok yang mungkin tiba-tiba teringat setelah layar bioskop kembali gelap.
“Jangan Buang Ibu” menjadi lebih dari sekadar judul film, ia menjadi pengingat bagi Angkatan 38 SMADATA untuk selalu menghargai kasih sayang dan pengorbanan keluarga.




Tinggalkan Komentar